Gagasan Circular Mining Mahasiswa ITB Sabet Dua Penghargaan pada Kompetisi Internasional I-CHALLENGE 2026
Tim mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan FTTM ITB berhasil menorehkan prestasi pada ajang internasional Indonesia Chemical Engineering Event (I-CHALLENGE) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya. Kompetisi ilmiah tahunan tersebut mengangkat tema “Optimization of Green Process through Circular Resources towards Regenerative Future” dan mempertemukan berbagai gagasan inovatif terkait keberlanjutan industri dan lingkungan.
Pada cabang Essay Competition, delegasi dari Teknik Pertambangan FTTM ITB mengusung karya ilmiah berjudul “Dual-Circularity of Nickel Residues: Integrating AI-Driven Bioleaching and Slag Valorization for Green Mining Process”. Karya tersebut menawarkan konsep pengelolaan residu nikel berbasis ekonomi sirkular melalui integrasi teknologi bioleaching yang dioptimalkan dengan sistem kontrol berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence), serta pemanfaatan slag nikel sebagai bahan baku konstruksi ramah lingkungan.

Melalui inovasi tersebut, tim berupaya menghadirkan solusi rekayasa yang aplikatif dan berkelanjutan terhadap tantangan pengelolaan lingkungan di industri pertambangan nikel nasional. Gagasan ini menitikberatkan pada upaya meningkatkan nilai ekonomi residu tambang sekaligus mendukung implementasi praktik green mining di Indonesia.
Dalam kompetisi tersebut, Tim BEM ITB berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni 2nd Winner (Juara 2) dan Best Presentation pada kategori Essay Competition. Penghargaan Juara 2 diberikan berdasarkan penilaian terhadap orisinalitas ide, kedalaman kajian ilmiah, serta potensi implementasi konsep yang ditawarkan. Sementara itu, predikat Best Presentation diraih berkat kemampuan tim dalam menyampaikan materi secara sistematis, komunikatif, dan solutif selama sesi presentasi maupun tanya jawab bersama dewan juri.

Delegasi terdiri atas tiga mahasiswa angkatan 2022 Program Studi S1 Teknik Pertambangan FTTM ITB yang tergabung dalam Tim BEM ITB, yaitu Muhammad Farhan Nurrahman (12122131) selaku Ketua Tim, Bambang Noor Alamsyah (12122128) sebagai Anggota 1, dan Revina Elisabeth Permata Sari (12122126) sebagai Anggota 2. Selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi, tim mendapatkan bimbingan dari dosen Program Studi Teknik Pertambangan FTTM ITB, Dr.mont. Ir. Andy Yahya Al Hakim, S.T., M.T..
Seluruh rangkaian kompetisi menjadi pengalaman berharga sekaligus menantang bagi tim. Selain dituntut untuk memperkuat analisis teknik pertambangan dan aspek kelayakan lingkungan, tim juga harus mendalami karakterisasi geokimia dan asosiasi mineralogi residu nikel guna memastikan konsep bioleaching yang diusulkan memiliki dasar ilmiah yang kuat. Tantangan lainnya terletak pada bagaimana menyampaikan gagasan teknis yang kompleks menjadi materi yang mudah dipahami oleh audiens dan dewan juri.

Untuk menjawab tantangan tersebut, tim mengemas presentasi melalui alur narasi yang komunikatif dan interaktif dengan menghubungkan urgensi pengelolaan limbah tambang dengan solusi sirkular yang ditawarkan. Pendekatan tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan tim meraih penghargaan Best Presentation.
Prestasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan riset lanjutan terkait integrasi teknologi pengelolaan residu tambang yang lebih berkelanjutan, sekaligus menjadi kontribusi nyata mahasiswa Teknik Pertambangan FTTM ITB dalam mendukung inovasi pertambangan hijau di tingkat internasional.
Penulis: Revina Elisabeth Permata Sari (12122126)
Editor: Adi Rahman