Enter your keyword

FTTM ITB Perkuat Pemahaman Penjurusan melalui Pertemuan Program Studi Tahap II

FTTM ITB Perkuat Pemahaman Penjurusan melalui Pertemuan Program Studi Tahap II

Jatinangor, 18 Januari 2026 — Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Program Studi Tahap II bagi mahasiswa Tahap Persiapan Bersama (TPB) angkatan 2025. Kegiatan yang berlangsung di Kampus ITB Jatinangor ini diikuti sekitar 250 mahasiswa secara luring di GLU 2 dan daring melalui Zoom.

Acara dibuka oleh Dekan FTTM ITB, Prof. Dr.Eng. Ir. Syafrizal, S.T., M.T., IPM., yang menekankan pentingnya mahasiswa memilih program studi secara matang dan sesuai minat serta potensi diri. Ia mengingatkan bahwa batas akhir pemilihan program studi adalah 28 Januari 2026.

“Silakan memilih program studi dengan pertimbangan yang matang agar tidak salah menentukan pilihan,” ujar Prof. Syafrizal.

Wakil Dekan Bidang Akademik FTTM, Prof. Dr.Sc. Ir. Andri Dian Nugraha, S.Si., M.Si., memaparkan mekanisme penjurusan yang mengacu pada capaian mata kuliah dasar TPB. Berdasarkan survei tahap ketiga per 16 Januari 2026, Teknik Perminyakan dan Teknik Pertambangan masih menjadi pilihan utama mahasiswa TPB 2025, disusul Teknik Metalurgi dan Teknik Geofisika.

“Apapun pilihan program studi di FTTM, semuanya baik dan memiliki prospek yang cerah,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan sesi berbagi inspirasi karier dari para alumni FTTM yang mewakili empat program studi, yaitu Ryan Yoga Pratama (Teknik Pertambangan), Jemi Jaenudin (Teknik Perminyakan), Rizki Krishna Pratama (Teknik Geofisika), dan Niko Dian Pahlevi (Teknik Metalurgi). Para alumni berbagi pengalaman perjalanan karier dan gambaran prospek industri kepada mahasiswa TPB 2025.

Diskusi interaktif yang berlangsung memberikan gambaran nyata mengenai keterkaitan pembelajaran di kampus dengan kebutuhan industri serta tantangan dan peluang di sektor pertambangan, perminyakan, geofisika, dan metalurgi.

Melalui kegiatan ini, FTTM ITB berharap mahasiswa TPB angkatan 2025 dapat mengambil keputusan penjurusan secara bijaksana dan optimal sebagai bekal pengembangan akademik dan profesional di masa depan